Selamat Datang di Website

Lembaga Pers Mahasiswa Ibrahimy

Universitas Ibrahimy
Selamat Datang di Website

Lembaga Pers Mahasiswa Ibrahimy

Universitas Ibrahimy
Selamat Datang di Website

Lembaga Pers Mahasiswa Ibrahimy

Universitas Ibrahimy
Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo Situbondo

Follow and Call Us

Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo Situbondo

Follow and Call Us

Satu Jam Bersama Crew LPMI dI DBS Dakwah
Satu Jam Crew LPMI di DBS FM Fakultas Dakwah Universitas Ibrahimy

LPMI – Tepat pada tangal 23 Maret 2021 hari Selasa malam Rabu. Gubernur Fakultas Dakawah yang saat itu masih bertugas menjadi anggota DBS Dakwah dan ia juga sebagai mahasiswa KPI (Komunikasi Penyiaran Islam), mengundang Crew LPMI untuk melakukan siaran. Setibanya di tempat siaran, mereka disuguhkan dengan berbagai pertanyaan terkait dengan bagaimana cara menulis, mendesain & melayout serta bagaimana cara untuk mengambil gambar dengan baik dan benar. Namun tidak hanya itu, Gus Fikri sapaan akrabnya juga menanyakan perbagai hal tentang kemajuan Lembaga Pers Mahasiswa Ibrahimy Universitas Ibrahimy (LPMI-UNIB) putra.

            Berikut hasil bincang mereka terhadap 3 Crew LPMI (M. Zainal Musthofa Desain Laoyout, M. Ilham Hidayah Bendahara Redaksi, dan Moh. Ghufron Pimpinan Redaksi, red.) . “Terlebih dahulu saya mau bertanya pada saudara Zainal, ungkap Fikri. Bagaimana menurut anda tips untuk mendesain beserta melayout?.”

“Hemat saya, mendesain dan melayout itu mudah kok!!, namun tergantung ketelatenan kita saja. Secara garis besarnya, kita harus bisa tiga ilmu dasar. Yaitu ATM Amati Tiru dan Modifikasi itu saja sih. Disamping itu, saya punya perinsip bahwa Seni adalah Jalanku, Dakwah adalah Tujuanku”, tegas Desainer & Layouter LPMI.


Satu Jam di DBS FM

“Selanjutnya, saya akan bertanya sama Mas Ilham. Bagaimana sampean kok bisa mengatur dengan baik jalurnya keuangan LPMI. Walaupun LPMI sering melaksanakan berbagai kegiatan seperti Milad’6, Nobar Chanel Mata Najwa setiap minggunya dll. Dan denger-denger dulu sebelum sampean menjabat sebagai bendara, kayaknya menjadi Fotografer ya?. Mungkin bisa dijelaskan pengalamannya Mas Ilham!!!”, tanya Fikri.

            “Kalau dari saya pribadi, keuangan LPMI itu selalu ada dan siap dipakek untuk melakukan kegiatan apapun, itu semua tergantung terhadap kita sendiri selaku bendahara dan anggotanya. Sebab, teman-teman mau mengadakan kegiatan kalau tidak memiliki anggaran, maka mereka kendati perahu yang tidak memiliki dayung, bisanya hanya mengikuti arus saja terserah mata angin. Bahkan mirisnya bisa tergulas oleh badai”, terang Ilham.

            “Memang benar, saya sebelum menjadi bendahara LPMI memegang amanah sebagai Fotografer. Kalau tidak salah itu sejak periodenya Kak Syamsul pimred ke-5 tahun 2019. Saya dulu sangat tidak tahu mengenai pengoperasian dan penggunaan kamera. Akantetapi, lambat laun semenjak aktif di LPMI saya mulai menekuni dan alhamdulillah saat ini bisa dikatakan bisalah untuk mengoperasikannya. Pokok intinya, kita harus sering-sering dalam berinteraksi dengan kamera. Karena, memegang kamera bukan sebagaimana memegang buku. Kalo buku itu untuk dibaca, sedangkan kamere itu untuk dicoba atau digunakan memotret. Akibatnya kita akan lihai sendiri dalam menggunakannya”, Imbuh Ilham.

Satu Jam di DBS FM

            “Yang terakhir, saya mau bertanya sama Pimred LPMI. Mas Ghufron, bagaimana cara sampean menulis dengan istiqomah salah satunya di Koran Durasi Ibrahimy, khususnya di pojok kiri atas. Saya liat selalu ada gambar wajah sampean selalu terpampang. Bagaimana sih resepnya agar tetap istiqomah menulis?”, Tanya Fikri.

            “Kalau kita berbica tentang tulis menulis, seharusnya kita tidak lupa dengan budaya membaca. Dalam artian membaca disini tidak hanya membaca di buku saja. Melainkan, membaca keadaan juga sangat diperlukan oleh para penulis. Soalnya, bekal penulis tidak hanya bisa melek aksara saja, aksara sosial juga harus kita baca. Karena banyak kejadian, antara teori dengan di lapangan tidak sesuai. Oleh karenanya, bacalah dan bacalah kemudian tulislah. Sehingga, minimallah kita dapat memberikan idea atau gagasan kita terhdap para pembaca terkait keadaan yang ada”, Ungkap Ghufron.         

Seusai bincang santai, mereka kemudian melakukan foto bareng dan dipersilahkan oleh Gus Fikri untuk mengucapkan salam dan meriquwes lagu kesukaan mereka.           

(Fronasgard)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan
Menu
Pers Ibrahimy