Selamat Datang di Website

Lembaga Pers Mahasiswa Ibrahimy

Universitas Ibrahimy
Selamat Datang di Website

Lembaga Pers Mahasiswa Ibrahimy

Universitas Ibrahimy
Selamat Datang di Website

Lembaga Pers Mahasiswa Ibrahimy

Universitas Ibrahimy
Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo Situbondo

Follow and Call Us

Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo Situbondo

Follow and Call Us

KH. Ahmad Muzammil
Sebuah Hikayat yang Mengisahkan Salah Satu Tokoh Alumni Ma'had Aly Situbondo
Oleh :
Ahmad Muzammil*

    Siapa yang tidak kenal dengan beliau, KH. Ahmad Muzammil, lahir di kecamatan Bangkalan kabupaten Madura. Beliau mulai mondok di pondok pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo, pertengahan tahun 80-an, kira-kira tahun 1984, menginjak pendidikan pertama di kelas 4 madrasah ibtidaiyah (MI) Sukorejo untuk sekolah paginya, kalau sekolah sorenya di SMA Ibrahimy Sukorejo, beliau mengambil jurusan (IPS).

     Beliau tak sempat menyelesaikan Madrasah Aliyahnya karena keburu masuk Ma’had Aly Sukorejo Situbondo yang baru saja didirikan oleh Almukarram KHR. As’ad Syamsul Arifin pengasuh ke 2 pondok pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo. Di Ma’had Aly inilah, KH.Ahmad Muzammil mendapatkan tempaan dan gembelengan dahsyat dari para genius raksasa seperti KH. Abdul Wahid Zaini, KH. Hasan Abdul Wafi, KH. Yusuf Muhammad, KH. Afifuddin Muhajir dan lain-lain.

      Lulus Ma’had Aly angkatan ke-01 Sukorejo Situbondo, beliau merantau ke Yogyakarta. Sempat menyelesaikan pendidikan S1-nya di IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Sambil terus merintis pendirian Pesantren Rohmatul Umam di Bantul Yogyakarta, beliau juga pernah aktif sebagai Ketua Lembaga Bahtsul Masa’il (LBM) PWNU DIY.

        Beliau pernah berkisah, ketika sudah mentok-buntu, tak menemukan jalan keluar dalam menyelesaikan sejumlah masalah, maka Sang Guru Mulia KHR. As’ad Syamsul Arifin hadir dalam mimpinya, membantu memecahkan masalahnya. KH. Muzammil beruntung punya guru seperti KHR. As’ad Syamsul Arifin yang terus mendidik para santrinya bahkan secara barzakhi.

          KH. Ahmad Muzammil dikenal akrab dengan budayawan Emha Ainun Najib atau Cak Nun dan kerap ikut mendampingi Cak Nun di pengajian maiyah.

        Jenazah KH. Ahmad Muzammil dimakamkan pagi pukul 08.00 WIB di Komplek Pondok Pesantren Rohmatul Ummam, Bantul, Yogyakarta.

*SekRed LPMI


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan
Menu
Pers Ibrahimy